Aktivis di waktu Sempit

Bismillahirrahmaanirrahiim…

Assalamualaikum kawan kepik jingga 🙂

Selamat berlibur bagi yang merayakannya

 

Akhir-akhir ini aku disibukkan dengan memikirkan skripsi atau Tugas Akhir, maklum mahasiswa semester akhir. Dan bukan itu saja, akhir-akhir ini pun aku terjebak ke dunia yang sepertinya bukan aku banget. Dimulai dari terjebaknya aku mengikuti Latihan Kepemimpinan salah satu Himpunan Mahasiswa yang cukup punya nama, kemudian menggantikan temanku untuk mengikuti Musyawarah Nasional salah satu aliansi BEM tingkat Nasional, dan terakhir Latihan Kepemimpinan Kebangsaan yang dibuat oleh gerakan baru yang pesertanya terdiri dari BEM atau Ormas/OKP.

Waduh, bahasanya aja udah asing banget kan. Sebenarnya tugas aku hanya meliput dan membuat berita untuk social media di organisasi kampusku, dan mau tidak mau aku menyerap diskusi, obrolan, materi dll selama acara berlangsung.

Aku juga baru pertama kali ikutan aksi demo di jalan di semester akhir ini, rasanya telat sekali. Kemana saja aku selama ini. Tapi ya karena awalnya jalan ini bukan pilihanku, bahkan mungkin hingga sekarang masih belum menjadi tujuan utama dan orientasiku, sekedar mengambil pengalaman saja. Kebaikan, kebenaran dan hikmah akan kita dapatkan dimana saja bukan?

Alhamdulillah, selalu banyak sisi positif dan hikmah yang dapat diambil, aku jadi sedikit-sedikit tahu bahasa yang mungkin ‘mahasiswa banget’, bahasa-bahasa politik, aku jadi tahu mars mahasiswa. Ya, selama ini aku hanya kuliah-main-kuliah-main, tanpa tahu dan bahkan acuh terhadap gerakan-gerakan mahasiswa progresif.

Better late than never, meskipun tidak menjadi orientasiku, tetapi kegiatan-kegiatan ini menjadi salah satu batu loncatan tentunya bagi kehidupanku kedepannya, seperti mengenal banyak relasi dari kampus lain, orang-orang hebat dari organisasi lain, dsb.

 

Advertisements